Minggu, 27 November 2022

Pengalaman TKD (Test Kemampuan Dasar) Rekrutment Bersama FHCI BUMN 2022

 

Hallo selamat pagi, Assalamualaikum wr. Wb

Perkenalkan namaku Yolanda Anastasya, biasanya di panggil dengan sebutan yolan. Nahh, aku akan sedikit cerita tentang perjuangan dalam mengikuti tes Rekrutmen Bersama BUMN (FHCI) tahun 2022. Check it out!

  Rekrutmen Bersama BUMN (FHCI) adalah program cipta kerja yang digalakkan Kementerian BUMN. Rekrutmen Bersama BUMN 2022 menyediakan lowongan kerja di berbagai perusahaan milik pemerintah. Rekrutmennya ini di buka pada tanggal 14 April – 25 April 2022 bertepatan saat puasa Ramadhan hehe :).

    Segala proses tahapan seleksinya dilakukan secara online. Pendaftarannya secara online melalui website https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id. Pada saat itu, ceritanya aku hanya iseng aja untuk mengikuti rekrutmen ini karena aku udah mikir kayaknya sulit untuk bisa memenuhi kualifikasi perusahaan BUMN terutama di baground pendidikan aku. Oh iya, aku dari baground Pendidikan Matematika. Sedangkan, baground berbau pendidikan lebih mengarah ke profesi guru atau dosen tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ke profesi lainnya. Jadi aku mencoba untuk apply.

    Pada saat itu, pendaftar diperintahkan untuk memilih 3 pilihan perusahaan BUMN yang kita minati. Saran aku pilihlah urutan BUMN mana yang kamu lebih prioritaskan karena sangat berpengaruh (sama halnya pemilihan jurusan saat SNMPTN/SBMPTN). Aku baca-bacalah mengenai kualifikasi-kualifikasi yang sudah di cantumkan dari setiap perusahaan BUMN, kemudian aku cari BUMN mana yang memenuhi kualifikasi itu dan segera melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar. Berkas-berkasnya seperti melengkapi biodata (CV), sertifikat prestasi & pengalaman, dan SKCK tapi nggak wajib. 

    Setelah kita memilih 3 pilihan BUMN, kita tinggal menunggu hasil administrasinya. Tapi aku saranin untuk melengkapi semua data diri dan berkas-berkas yang dibutuhkan secara lengkap karena itu bisa jadi penilaian plus buat kita keterima di tahap seleksi administrasi. Aku kemarin memilih salah satu perusahaan yang kualifikasinya “all major” jadi aku langsung apply, dan 2 perusahaan lainnya aku pilih yang kualifikasi jurusannya matematika dan manajemen. Setelah kita apply 3 perusahaan BUMN tersebut, maka status dari 3 BUMN yang kita pilih akan tertera “Registrasi Online (Lolos)”. Seperti gambar di bawah ini.


    Setelah proses itu, kita hanya menunggu hasil administrasi. Apakah kita memenuhi kualifikasi yang perusahaan butuhkan atau tidak. Pengumumannya sekitar 2 mingguan dari jadwal penutupan pendaftaran. Untuk mengetahui hasil administrasi kita bisa cek di website yang sama seperti saat kita melakukan pendaftaran dan langsung log in menggunakan akun yang telah kita buat diawal. Jika kita lolos maka keterangannya hijau, tapi jika tidak lolos maka keterangnyannya berwarna merah. Tampilannya seperti ini :


    Pada tahap 1 seleksi administrasi ini, setiap perusahaan menseleksi kita yang mana yang mereka anggap memenuhi kualifikasi yang mereka butuhkan atau tidak. Dari 3 BUMN yang aku pilih saat itu alhamdulillah semuanya lolos. Jadi saat itu aku mikir artinya baground pendidikan tidak terlalu di prioritaskan tapi intinya kalau ada pilihan kualifikasi pendidikan yang sesuai sama kalian mending kalian pilih yang sesuai sama baground kalian aja karena kan bakal sulit jika nanti akan menghadapi TKB (Tes Kemampuan Bidang) nya. Nexttt..... 

    Setelah kita lolos dari tahap 1 (Administrasi) kita akan lanjut ke tahap 2, yaitu TKD dan Core Value BUMN. Kita akan diberikan email mengenai informasi Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Core Value seperti jadwal tes dan link untuk mengerjakan tesnya. Kalian bisa pelajari materi-materi TKD dari buku-buku atau youtube. Soal-soalnya tidak tergolong sulit tapi memerlukan kecepatan dalam menjawab soal. Untuk tes Core Value BUMN soalnya tentang kepribadian para pelamar kerja, apakah sesuai dengan Core Values yang ditetapkan oleh BUMN atau tidak. Nahh nanti soal Core Value nya tentang AKHLAK BUMN (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif)Aku lupa total soalnya berapa tapi seinget aku 100 soal dan materi TKDnya campur. Masalahnya waktu itu saat tes TKD BUMN ini hampir berbarengan dengan tes SIMAK UI untuk aku melanjutkan S2, karena plan aku dulu kalo misalkan seleksi BUMN ini nggak lulus aku bakal melanjutkan sekolah ke UI. Saran aku perbanyak belajar menghitung cepat dan banyak membaca. 

    Aku waktu itu dapat jadwal TKD nya jam 2 siang jadi tidak mengganggu jadwal kerja (guru nich sebelumnya karena zaman covid jadi pulang jam setengah 1 haha ini salah satu rezeki juga). Oh iya kita harus mengerjakannya dalam kondisi yang fokus yaa dan ini nggk ada sistem minus dalam pengerjaan soalnya. Jadi kalian jawab-jawab aja klo misal nggk tau jawabannya, jangan sampai kosong dehh kan siapa tau bener jawabannya wkwkkw. Tapi tetap kerjakan yang kalian anggap lebih mudah dulu yaaa. Untuk ditanya persiapan belajar aku seperti apa, aku dulu nggak banyak belajar saat H- mendekati tes TKD cuma aku udah dari jauh hari belajar-belajar sendiri aja yang bahkan aku nggak tau belajar untuk seleksi apa tapi yang penting udah di persiapkan, kayak belajar soal PNS bahkan BUMN.

    Setelah TKD selesai, kita tinggal menunggu pengumuman lolos/tidak dari hasil TKD yang kita kerjakan. Banyak berdoa yaa guys yaa, meminta doa orang tua dan orang-orang terdekat lainnya. Aku dulu saat habis sholat magrib selalu membaca surah al-Waqiah, dan usahakan jangan putus meminta kepada Allah swt. semoga diberikan rezeki untuk bisa lulus sampai akhir seleksi :).

Pengumuman TKD akan diumumkan melalui website tapi tetep di infokan di email. Saat pengumuman TKD ini kita akan dipilihkan 1 BUMN saja yang lolos karena akan difokuskan ke tes selanjutnya yaitu TKB (Tes Kemampuan Bidang) sesuai perusahaan dengan bidang yang kita pilih. Saat itu aku lulus TKD nya dipilihan ke tiga gesss, yaitu PT. Pos Indonesia (Persero) yang saya apply di bidang digital. Pada saat itu kualifikasi yang dibutuhkan adalah all major jadi itu memenuhi untuk baground pendidikan aku. Tampilannya seperti di bawah ini.


Tahap selanjutnya adalah TKB (Tes Kemampuan Bidang) yang nanti akan aku upload di blog selanjutnyaa yaaa :). Ditungguuu ya gess yaa :).

Sabtu, 28 April 2018

Sejarah Bilangan Prima

NAMA :  YOLANDA ANASTASYA
NIM :  06081381621048

  1. Sejarah Bilangan Prima
Dalam pembelajaran matematika telah kita ketahui ada macam-macam bentuk bilangan. Seperti bilangan genap, ganjil, bulat asli, real dan salah satunya yakni bilangan prima. Sejak sekolah dasar tentu kita telah mengetahui apa itu bilangan prima. Bilangan prima yakni bilangan yang hanya mempunyai dua fakor yakni satu dan dirinya sendiri. Bagi sebagian orang tentu belum banyak yang tau tentang manfaat dan keuntngan apa saja yang dapat dihasilkan dengan operasi pada bilangan prima, bagaimana sejarah bilangan prima dari awal, sifat sifat bilangan prima, cara menentukan bilangan prima dll. Dengan makalah ini akan dibahas lebih lanjut tentang bilangan prima.
Bilangan prima telah dipelajari selama ribuan tahun. Buku “Elements” karya Euclid diterbitkan sekitar 300 tahun sebelum masehi yang menjadi bukti beberapa hasil terkait bilangan prima. Pada bagian IX dari “Elements”, Euclid menulis kemungkinan terdapat begitu banyak bilangan prima, mendekati tak hingga. Euclid juga memberi bukti teori dasar dari Aritmatika, dimana setiap bilangan bulat dapat ditulis sebagai hasil perkalian bilangan prima secara unik.
Pada buku “Elements”, Euclid menyelesaikan masalah tentang bagaimana menciptakan angka sempurna, dimana bilangan bulat positif setara dengan jumlah dari pembagi positif, menggunakan bilangan prima Marsenne. Bilangan prima Marsenne merupakan bilangan prima yang dapat dihitung lewat persamaan 2n – 1. Bilangan Marsenne termasuk angka terbesar yang pernah terungkap.
Pada tahun 200 sebelum masehi, Eratosthenes membuat algoritma untuk menghitung bilangan prima, yang dikenal juga sebagai Saringan Eratosthenes. Algoritma merupakan salah satu algoritma yang pertama kali ditulis. Eratosthenes meletakkan angka pada kotak dan mencoret berbagai angka yang tergolong kelipatan dan akar kuadrat sehingga angka tersisa merupakan bilangan prima.
Namun saat Dark Ages, dimana intelektual dan sains mengalami tekanan, tidak ada lagi karya berikutnya yang membahas bilangan prima. Pada abad ke 17, ahli matematika seperti Fermat, Euler, dan Gauss mulai memeriksa pola yang muncul pada bilangan prima. Konjektur dan teori yang dibuat para ahli matematika disaat itu menciptakan revolusi dari matematika, dan beberapa diantaranya masih dibuktikan hingga saat ini.

  1. Menentukan Bilangan Prima Eratoshenes.
Jika n suatu bilangan bulat lebih besar dari 1 dan tidak dapat dibagi oleh sebarang bilangan prima p maka n adalah bilangan prima. Salah satu cara untuk menemukan seluruh bilangan prima yang lebih kecil dari suatu bilangan bulat yang diberikan adalah dengan menggunakan saringan Eratoshenes : Jika semua bilangan asli lebih besar 1 ditempatkan pada suatu “saringan” maka bilangan yang bukan bilangan prima diberi tanda silang (artinya jatuh melalui lobang saringan). Bilangan-bilangan yang tersisa adalah bilangan-bilangan prima.
Berikut contoh bagaimana saringan Eratosthenes bekerja. Buat kotak 10 x 10 berisi bilangan 1 – 100. Selanjutnya kita akan mencoret angka kelipatan 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 karena 10 merupakan akar kuadrat dari 100. Saat seluruh angka kelipatan dicoret, kita mesti mencoret angka kelipatan yang tersisa dari bilangan berikutnya. Setelah proses pencoretan angka kelipatan mencapai kelipatan 100 (berarti 50), angka yang tersisa akan menjadi bilangan prima. Saringan ini akan membuat kita mampu memperoleh sejumlah angka bilangan prima.
 Prosedur berikut mengilustrasi proses penyaringan ini.
1.      Pada tabel 2 dibawah, berilah tanda silang bilangan 1 karena 1 bukan bilangan prima.
2.      Lingkari bilangan 2 karena 2 bilangan prima.
3.      Silanglah bilangan-bilangan kelipatan 2 karena bilangan-bilangan itu bukan bilangan prima.
4.      Lingkari bilangan 3 karena 3 bilangan prima.
5.      Silanglah bilangan-bilangan kelipatan 3 karena bilangan-bilangan itu bukan bilangan prima.
6.      Lingkari bilangan 5 dan 7, silang bilangan kelipatannya.
Berdasarkan data pada tabel tersebut, berhentilah pada langkah ke-6 karena 7 adalah bilangan prima terbesar yang kuadratnya kurang dari 100. Semua bilangan tersisa yang didaftar dan yang tidak disilang adalah bilangan prima.

  1. Manfaat Bilangan Prima
Bilangan prima berguna karena bisa membentuk semua bilangan bulat. Contohnya 72 dibangun oleh angka 2 dan 3 karena 72 = 2 × 2 × 2 × 3 × 3. Setiap bilangan bulat dapat ditulis sebagai perkalian bilangan – bilangan prima, yang salah satu kegunaannnya adalah  mencari kelipatan persekutuan terkecil (KPK), yang kemudian dipakai dalam menjumlahkan pecahan.
Dengan teknik matematika lanjut, bilangan prima juga digunakan dalam kriptografi, yaitu pengiriman pesan rahasia. Kriptografi selalu digunakan setiap kali kita diminta mengisi kata rahasia (password) dari mulai mengambil uang di ATM (memakai nomor PIN) sampai untuk mengecek surel (email). Bisa dibilang bilangan primalah pembangun sistem kriptografi sehingga pesan atau password kita aman.


  1. Pada Proses Pembelajaran
Bilangan prima adalah bilangan lebih besar dari 1 yang hanya dapat dibagi oleh dua bilangan berbeda, yakni bilangan itu sendiri dan 1. Dengankata lain, bilangan prima tidak dapat difaktorisasi menjadi bilangan lain.Contohnya, 2 hanya dapat dibagi oleh 2 dan 1. Bilangan 2 hanya dapatdifaktorkan menjadi 2 dan 1 (2 = 2 × 1). Jadi, bilangan prima terkecil adalah2. Selain itu juga merupakan satu-satunya bilangan prima genap. Salah satu cara untuk menguji apakah suatu bilangan merupakan prima adalah dengan menggunakan topik Eratosthenes, yaitu suatu bilangan merupakan bilangan  prima  jika bilangan  tersebut tidak habis  dibagi  oleh semua bilangan prima yang lebih kecil dari atau sama dengan akar dari nilai tersebut. Sebagaicontoh, apakah 91 merupakan prima? Cara mengujinya adalah dengan membagi 91 dengan semua bilangan prima yang lebih kecil dari atau samadengan akar bilangan pangkat lebih kecil nilainya dari 91, yaitu 2, 3, 5, 7, 9.Ternyata 91 habis dibagi 7. Maka, 91 bukan merupakan bilangan prima.
Konsep bilangan prima.
Bilangan prima adalah bilangan lebih dari 1 dan hanya mempunyai 2 faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri. Konsep bilangan prima dapat diajarkan sebagai berikut.
  1. Siswa diajarkan mengenai kelipatan suatu bilangan,
  • Ada sebuah burung unik. Burung tersebut hanya dapat terbang sejauh lima langkah. Burung itu terbang dari angka 0.
  • Selanjutnya, siswa diminta untuk mengerjakan di dalam kotak kotak seperti ini. Caranya adalah dengan mengisi angka yang dapat dilewati dengan kelipatan bilangan asli dimulai dari 1 dan habis pada bilangan yang ditentukan. Sebagai contoh, bilangan yang ditentukan adalah 3.Kelipatan 1 pada bilangan 3 adalah 1, 2, dan 3. Maka, angka 1 ditulis di atas angka 3. Kelipatan 2 tidak habis pada bilangan 3, sehingga 2 tidak ditulis. Kemudian, kelipatan 3 pada bilangan 3 adalah 3. Lalu,angka 3 ditulis di atas angka 1. Setelah kelipatan tersebut sama dengan  bilangan  yang  ditentukan,  pengisian pada kolom tersebut dihentikandan dilanjutkan dengan kolom berikutnya. Dengan demikian, bilangan3 dapat dibagi habis dengan angka 1 dan 3.
  1. Hubungan Bilangan Prima pada Materi Pembelajaran
Bilangan prima biasanya digunakan untuk menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) , faktor persekutuan terbesar (FPB), menentukan faktorisasi prima dalam suatu bilangan asli, dan juga dapat digunakan untuk menentukan himpunan suatu bilangan prima.



LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD )


  1. PETUNJUK BELAJAR
  1. Cermati informasi pendukung yang diberikan
  2. Kerjakan semua soal dengan cara berkelompok

  1. KOMPETENSI DASAR
4.5     Mengidentifikasi Bilangan Prima

  1. INDIKATOR
4.5.1  Menentukan Bilangan Prima dari suatu Bilangan.

  1. INFORMASI PENDUKUNG




















  1. TUGAS / AKTIVITAS
  1. Tentukan faktorisasi prima dari 92!
  2. Tentukan bilangan prima antara:
  1. 10 dan 20
  2. 30 dan 50
Penyelesaian:






  1. Apakah kalian sudah mengetahui tentang sejarah Bilangan Prima ?
  2. Apakah kalian sudah dapat mengetahui pengertian Bilangan Prima ?
  3. Apakah kalian sudah dapat menentukan Bilangan Prima dalam suatu bilangan?



DAFTAR PUSTAKA
http://semuamakalahpembelajaran.blogspot.co.id/2017/06/makalah-bilangan-prima.html

http://anakbertanya.com/apa-kegunaan-bilangan-prima/